banner

ASPEK BIOLOGI MOLEKULER LAPAROSKOPI

 

 

Pengarang : Dr. dr. Hery Poerwosusanta SpB SpBA SubSp D.A (K) FICS.

        Laparoskopi banyak digunakan karena memiliki banyak keunggulan. Sayatan kecil, kurangnya nyeri pasca operasi, masa rawat inap pendek dan unggul secara kosmetik merupakan keunggulan laparoskopi. Diprediksi penggunaan laparoskopi robotik meningkat. Penelitian efek negatif laparoskopi jarang dilakukan. Insuflasi menyebabkan peningkatan tekanan dan iskemia peritoneum. Saat desuflasi, terjadi reperfusi injuri dan pembentukan oksidan, berpotensi terjadi stres oksidatif. Kondisi ini menyebabkan cedera sel mesotelium dan luruh nya dari lapisan basal dan menyebabkan dampak negatif termasuk adhesi usus/perlengketan. Cedera besar terjadi karena luas peritoneum. Sel-sel leukosit bekerja sama, agar penyembuhan luka peritoneum baik. Kemampuan khusus sel mast mempunyai peran penting. Peritoneum merupakan lapisan yang ajaib dalam menjaga fungsi organ dalam abdomen. Regenerasi yang tepat waktu dan tehnik laparoskopi yang baik diharapkan meminimalisasi komplikasi.

Penerbit : Cv Sari Mulia Indah
Ukuran Buku 15.5 x 23 cm
Isi Buku HVS 80 Gr
Cetak Fullcolor
Cvr Art paper 260 Gram
Laminasi Doft
Jumlah Halaman : 80 Halaman